
BATAM — Institut Teknologi Batam (ITEBA) terus berkomitmen memperluas jaringan kemitraan strategis guna mewujudkan integrasi yang kuat antara dunia pendidikan tinggi dan sektor industri manufaktur. Komitmen ini ditegaskan kembali melalui penerimaan kunjungan kehormatan dari manajemen puncak PT Wijaya Fittings Mfg. Indonesia di lingkungan kampus ITEBA pada Jumat (05/06).
Rombongan delegasi industri yang dipimpin langsung oleh Direktur PT Wijaya Fittings Mfg. Indonesia, James Lin, dengan didampingi oleh Sales Manager, Ximen Hartono, disambut hangat oleh jajaran pimpinan universitas. Hadir menyambut kunjungan tersebut Prof. Dr.-Ing. Ir. H. Hairul Abral Rektor ITEBA dan Assoc. Prof. Dr. Dipl. Ing. H. Hery Sunarsono, DEA Wakil Rektor 2 ITEBA serta didampingi oleh Wakil Kepala Bagian Kerjasama, Roni Adi, S.E., M.M., dan Dosen Program Studi Bisnis Digital, Raynold, S.Kom., M.Kom.
Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi kedua belah pihak untuk membahas implementasi konkret dari nota kesepakatan atau Memorandum of Agreement (MoA) yang berfokus pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ruang lingkup sinergi yang dirancang mencakup empat pilar utama, yaitu program pengajaran, riset terapan bersama, pemagangan mahasiswa, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Dalam diskusi yang berlangsung produktif, kedua belah pihak sepakat untuk mendorong keterlibatan praktisi profesional dari PT Wijaya Fittings dalam proses akademik di ITEBA. Melalui program Praktisi Mengajar, kuliah umum, atau kuliah tamu, para tenaga ahli industri diharapkan dapat menyelaraskan kurikulum kampus agar senantiasa relevan dengan dinamika dan kebutuhan riil sektor manufaktur terkini.
Selain di bidang pengajaran, kolaborasi ini diarahkan pada pengembangan inovasi melalui riset terapan bersama. Bagi Fakultas Teknologi Industri (FTID), fokus riset akan bertumpu pada optimasi sistem produksi, manajemen rantai pasok (supply chain management), sistem logistik, hingga rekayasa faktor manusia (ergonomi). Sementara bagi Sekolah Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (SEBM), penelitian bersama akan difokuskan pada penguatan tata kelola bisnis, manajemen operasional, dan efisiensi industri.
Peluang emas juga terbuka lebar bagi mahasiswa melalui program magang terstruktur di fasilitas operasional PT Wijaya Fittings yang berlokasi di Kawasan Industri Kabil, Batam. Program ini dirancang dengan masa evaluasi awal pada bulan pertama dan dapat diperpanjang hingga maksimal tiga bulan. Selama masa magang, mahasiswa tidak hanya mendapatkan bimbingan praktis, tetapi juga fasilitas pendukung berupa uang saku yang mencakup biaya transportasi dan uang makan. Sebagai bentuk perlindungan, ITEBA memastikan setiap mahasiswa yang berangkat telah dibekali dengan kepesertaan aktif BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menyusun langkah implementasi teknis yang akan dievaluasi secara berkala. Melalui program kemitraan yang berkelanjutan (link and match) ini, ITEBA dan PT Wijaya Fittings MFG Indonesia optimis dapat melahirkan lulusan yang siap kerja sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi dan sosial di wilayah Kepulauan Riau.








