Teknik Industri

Sekilas Prodi

Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Batam (ITEBA) merupakan program studi Teknik Industri ke-5 yang ada di Batam. Prodi TI mendapatkan izin penyelenggaraan program studi dari Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (KEMENRISTEKDIKTI) pada tanggal 31 Oktober 2017 dengan SK nomor 601/KPT/I/2017. Prodi TI mulai melakukan penerimaan mahasiswa baru angkatan ke-1 (pertama) pada tahun 2018 untuk pelaksanaan perkuliahan tahun akademik 2018/2019.

Program Studi Teknik Industri bertujuan menghasilkan sarjana yang mampu merancang, menerapkan, mengevaluasi, dan memperbaiki sistem terintegrasi dari manusia, mesin/peralatan, informasi, material dan energi. Secara sederhana, Teknik Industri menciptakan sistem yang lebih baik dengan mengurangi waste, sumber daya serta meningkatkan kualitas (Optimalisasi). Dasar Keilmuan Teknik Industri multidisiplin, tidak hanya bertumpu kepada ilmu matematika dan fisika, tetapi juga ilmu sosial dan manajemen.

Visi

Menjadi program studi yang terkemuka di bidang Teknik Industri di Asia Pasifik dan menjadi rujukan pendidikan tinggi di Indonesia.

Misi
  1. Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan dan pengajaran di bidang Teknik Industri untuk menghasilkan lulusan yang unggul dibidangnya.
  2. Menyelenggarakan dan mengembangkan penelitian di bidang Teknik Industri berbasis kearifan lokal.
  3. Mengaplikasikan berbagai keahlian dan keilmuan melalui pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  4. Menjadi agen pembaharu dalam mendorong kemandirian pembangunan SDM bidang Teknik Industri.
  5. Berperan sebagai simpul utama jejaring pendidikan tinggi Teknik Industri di Indonesia.
Tujuan
  1. Menghasilkan lulusan di bidang Teknik Industri yang memiliki kompetensi, integritas dan daya saing di tingkat nasional dan internasional.
  2. Terwujudnya budaya meneliti di lingkungan civitas akademika Prodi Teknik Industri yang mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan bangsa.
  3. Membantu Intitusi dalam mewujudkan tata kelola yang profesional, efektif dan efisien yang dapat memberdayakan SDM, sarana prasarana dan dana yang optimal.
  4. Membantu Intitusi dalam mewujudkan good university governance yang accountable, efektif, efisien.
  5. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan untuk memegang peranan penting di tingkat operasi atau manajerial dalam berbagai organisasi.
  6. Memberikan kontribusi yang mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan melalui kegiatan pengabdian yang berfokus pada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat dan peningkatan kinerja dan daya saing industri.
Student Outcomes
  1. Mampu mengidentifikasi, menformulasikan dan memecahkan masalah-masalah keteknik-industrian.
  2. Mampu merancang sistem terintegrasi yang terdiri dari manusia, material, peralatan, energi dan informasi untuk memenuhi kebutuhan performansi tertentu dengan menggunakan metode-metode teknik industri.
  3. Menguasai konsep teoretis sains alam, aplikasi matematika rekayasa; prinsip-prinsip rekayasa (engineering fundamentals), sains rekayasa dan perancangan rekayasa yang diperlukan untuk analisis dan perancangan sistem terintegrasi
  4. Mampu menerapkan matematika, sains, dan prinsip rekayasa (engineering principles) untuk menyelesaikan masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi (meliputi manusia, material, peralatan, energi, dan informasi)
  5. Mampu mengidentifikasi, memformulasikan dan menganalisis masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi berdasarkan pendekatan analitik, komputasional atau eksperimental
  6. Mampu merumuskan solusi untuk masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan
    keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan (environmental consideration)
  7. Mampu meneliti dan menyelidiki masalah rekayasa kompleks pada sistem terintegrasi menggunakan dasar prinsip-prinsip rekayasa dan dengan melaksanakan riset, analisis, interpretasi data dan sintesa informasi untuk
    memberikan solusi
  8. Mampu memilih sumberdaya dan memanfaatkan perangkat perancangan dan analisis rekayasa berbasis teknologi informasi dan komputasi yang sesuai untuk melakukan aktivitas rekayasa

Prospek Kerja

Proses engineer

Quality control

Solid works engineer

Project engineer

Business development

Consultant

Production engineer

Safety engineer

Plant engineer

Manufacturing

Quality engineer

Industrial engineer

Test engineer

Maintenance engineer

Systems engineer

Design engineer

Logistic engineer

Supply chain engineer

Material engineer

Master scheduler

Quality assurance

Admission