
Batam, 10 Agustus 2026 — Sebuah karya yang baik tidak selalu lahir dari sesuatu yang sempurna. Tidak jarang, justru keresahan terhadap persoalan di sekitar menjadi titik awal lahirnya sebuah ide. Semangat inilah yang tergambar dalam Olympus 5.0, pameran tugas akhir mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Teknologi Batam (ITEBA) yang resmi dibuka pada Jumat (7/8/2026) di Auditorium ITEBA.
Mengusung semangat kreativitas dan pemecahan masalah, Olympus 5.0 menjadi ruang bagi mahasiswa DKV untuk menghadirkan gagasan, proses, dan karya yang berangkat dari persoalan nyata di lingkungan sekitar.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I ITEBA, Bapak Assoc. Prof. Dr. Dipl. Ing. Ir. Hery Sunarsono, DEA, didampingi Dekan Fakultas Teknologi Informasi, Ibu Assoc. Prof. Dr. Ir. Ririt Dwiputri Permatasari, S.T., M.Si., serta Dekan Fakultas Teknologi Industri, Bapak Assoc. Prof. Dr. Ir. M. Ansyar Bora, S.T., M.T., IPM.
Dalam kesempatan tersebut, Kaprodi DKV ITEBA, Bapak Muhammad Adi Sukma Nalendra, S.Ds., M.Ds., menyampaikan bahwa Olympus tidak sekadar menjadi ajang memamerkan hasil tugas akhir mahasiswa. Lebih dari itu, pameran ini merepresentasikan proses mahasiswa dalam melihat persoalan, membangun empati, kemudian menerjemahkannya menjadi sebuah karya yang memiliki nilai dan solusi.
“Olympus berangkat dari keresahan untuk mencari solusi dalam memecahkan masalah. Salah satunya dengan cara berempati, kemudian keresahan tersebut dituangkan ke dalam suatu karya,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak berhenti pada penguasaan perangkat dan teknologi yang digunakan saat ini. Perkembangan industri kreatif yang begitu cepat menuntut generasi mendatang untuk terus beradaptasi dan menguasai berbagai tools yang akan berkembang di masa depan.
Sebanyak 62 mahasiswa peserta Olympus 5.0 menampilkan karya tugas akhir mereka dalam pameran yang berlangsung di area lobby hingga lantai 2 gedung ITEBA. Setiap peserta menghadirkan karya dengan pendekatan dan gagasan yang berbeda, memperlihatkan bagaimana mahasiswa DKV memandang berbagai persoalan dari sudut pandang kreatif.
Suasana pameran pun terasa berbeda dari ruang presentasi tugas akhir pada umumnya. Berbagai booth dirancang dengan visual yang menarik dan kreatif, mencerminkan karakter mahasiswa DKV yang menjadikan desain bukan hanya sebagai hasil akhir, tetapi juga sebagai bagian dari cara menyampaikan pesan.
Salah satu karya yang menarik perhatian adalah Cat Care karya Ponia – Mahasiswa DKV (2223010), sebuah aplikasi yang dirancang untuk membantu pemilik kucing dalam merawat hewan peliharaannya.
Cat Care menghadirkan berbagai informasi dan fitur terkait perawatan kucing, mulai dari pengingat jadwal pemberian makan, perawatan kesehatan, hingga informasi mengenai kondisi kesehatan kucing.
Gagasan tersebut berangkat dari fenomena yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ponia melihat semakin banyak pemelihara kucing yang berasal dari kalangan pekerja dengan rutinitas yang padat. Kondisi tersebut membuat sebagian pemilik hewan kesulitan membagi waktu antara pekerjaan, aktivitas sehari-hari, dan tanggung jawab merawat hewan peliharaan.
Melalui Cat Care, persoalan tersebut kemudian diterjemahkan menjadi sebuah solusi berbasis digital.
Karya-karya seperti inilah yang menjadi gambaran semangat Olympus 5.0: melihat, memahami, dan menciptakan solusi.
Ruang Bertemunya Kreativitas, Industri, dan Kolaborasi
Pembukaan Olympus 5.0 turut dihadiri jajaran civitas akademika ITEBA, tamu undangan, serta sejumlah mitra dan sponsorship, di antaranya Bintan Resort Cakrawala dan Amigos Batam.
Kehadiran berbagai pihak tersebut sekaligus memperkuat posisi pameran sebagai ruang pertemuan antara dunia akademik, industri, dan kreativitas mahasiswa. Melalui karya yang dipamerkan, mahasiswa tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan hasil pembelajaran, tetapi juga memperkenalkan potensi dan kemampuan mereka kepada publik serta dunia profesional.
Olympus 5.0 berlangsung selama tiga hari, 7–9 Agustus 2026, dengan menghadirkan puluhan karya tugas akhir mahasiswa DKV ITEBA.
Lebih dari sekadar pameran, Olympus 5.0 menjadi perjalanan untuk menunjukkan bahwa sebuah karya kreatif dapat bermula dari pertanyaan sederhana: “Apa yang menjadi keresahan di sekitar kita?”









-Humas



