Manajemen Rekayasa - ITEBA - Institut Teknologi Batam

Manajemen Rekayasa

Sekilas Program Studi

Manajemen Rekayasa (Industri)/ Engineering Management adalah suatu cabang keilmuan yang masih satu rumpun dengan keilmuan Teknik Industri (Industrial Engineering), dan telah diakui oleh ABET (Accreditation Board for Engineering and Technology) sebagai suatu cabang ilmu. Seperti halnya Teknik Industri, materi pembelajaran program studi Manajemen Rekayasa masih tetap bersentuhan dengan aspek manajemen operasional pabrik seperti perbaikan sistem, methoda kerja, efisiensi proses produksi dan logistik, tetapi sebagian porsi sks (satuan kredit semester) akan diperuntukan dalam desain/ analisa produk dan teknologi terbaru.

Luaran Lulusan

Untuk mempersiapkan lulusan yang siap pakai dalam tantangan era revolusi industri 4.0, methoda pembelajaran dalam program studi Manajemen Rekayasa berdasarkan OBE (Outcome Based Education) dengan pendekatan pada “pembekalan” mahasiswa bukan saja pada penilaian administratif/ struktural.

Prospek Kerja

Untuk mempersiapkan lulusan yang siap pakai dalam tantangan era revolusi industri 4.0, methoda pembelajaran dalam program studi Manajemen Rekayasa berdasarkan OBE (Outcome Based Education) dengan pendekatan pada “pembekalan” mahasiswa bukan saja pada penilaian administratif/ struktural.

Lulusan program studi Manajemen Rekayasa dipersiapkan untuk diserap dalam prospek kerja/ dengan peluang karir, seperti :

  • Desain/ pemberian nilai tambah terhadap produk yang sesuai dengan riset pasar
  • Manager operasional pabrik/ logistik/ method engineering/ ergonomi/ dll
  • Perancang sistem/ produk di pabrik (otomatisasi/ lay out/ kaizen/ lean/ 6-sigma/ dll)
  • Konsultan pabrik (efisiensi/ produktifitas/ proses kontrol/ bisnis proses/ dll.)
  • Penggagas startup/ wiraswasta.

Kurikulum

Selain mengupas manajemen operasional pabrik, kurikulum program studi Manajemen Rekayasa berorientasi ke arah perancangan/ disain, pemberian nilai tambah suatu produk, sehingga suatu produk akan mengikuti perkembangan teknologi dan ekspektasi pengguna (pasar). Hal ini memerlukan sinergi antar fungsi engineering/ disain, sistem termasuk juga bagian non tehnik seperti pemasaran, keuangan, project management. Pensinergian/ pengkombinasian cabang keilmuan rekayasa & manajemen ini dituangkan dalam kurikulum Manajemen Rekayasa yang terintegrasi serta berbasiskan “link & match”.

Prospek Kerja

Tenaga Industri Pabrik

Sebagai Lulusan yang mepelajari inovasi dan perbaikan sistem produksi teknologi Industri, Lulusan Manajemen Rekayasa dapat bekerja pada perusahaan industri.

Penggagas Start Up Wirausaha

Lulusan Manajemen Rekayasa dituntut dapat menghasilkan inovasi dan konsep yang menitik beratkan pada kebutuhan pasar/teknologi terbaru.

Engineering

Lulusan Manajemen Rekayasa memiliki kemampuan perancangan/disain, pemberian nilai tambah suatu produk, kemampuan ini memberikan dampak yang besar bagi industri yang terus melakukan inovasi produknya

Admission