Manajemen Rekayasa

Sekilas Prodi

Manajemen Rekayasa (Industri)/ Engineering Management adalah suatu cabang keilmuan yang masih satu rumpun dengan keilmuan Teknik Industri (Industrial Engineering), dan telah diakui oleh ABET (Accreditation Board for Engineering and Technology) sebagai suatu cabang ilmu. Seperti halnya Teknik Industri, materi pembelajaran program studi Manajemen Rekayasa masih tetap bersentuhan dengan aspek manajemen operasional pabrik seperti perbaikan sistem, methoda kerja, efisiensi proses produksi dan logistik, tetapi sebagian porsi sks (satuan kredit semester) akan diperuntukan dalam desain/ analisa produk dan teknologi terbaru.

Visi

Visi program studi Manajemen Rekayasa adalah visi keilmuan yang mengacu visi ITEBA yaitu menjadi Institusi Pendidikan Tinggi yang terkemuka di bidang sains, desain, dan teknologi di Asia Pasifik dan menjadi rujukan pendidikan tingi di Indonesia.

Misi

Misi program studi Manajemen Rekayasa adalah misi keilmuan yang diturunkan dari misi ITEBA berikut :

  1. Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan dan pengajaran di bidang sains, desain, dan teknologi yang dapat menghasilkan lulusan yang unggul di bidangnya.
  2. Menyelenggarakan dan mengembangkan penelitian dibidang sains, desain, dan teknologi berbasis kearifan lokal.
  3. Mengaplikasikan berbagai keahlian dan keilmuan melalui pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  4. Menjadi agen pembaharu dalam mendorong kemandirian pembangunan SDM bidang sains, desain, dan teknologi.
  5. Berperan sebagai simpul utama jejaring pendidikan tinggi sains, desain, dan teknologi di Indonesia.
Tujuan

Tujuan program studi Manajemen Rekayasa merupakan penjabarkan dari tujuan Institut Teknologi Batam :

  1. Menghasilkan lulusan di bidang sains, desain dan teknologi yang memiliki kompetensi, integritas dan daya saing di tingkat nasional dan internasional.
  2. Terwujudnya budaya meneliti di lingkungan civitas akademika ITEBA yang mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan bangsa.
  3. Terwujudnya pengelolaan institut yang profesional, efektif dan efisien yang dapat memberdayakan SDM, sarana prasarana dan dana yang optimal
Luaran Lulusan

Untuk mempersiapkan lulusan yang siap pakai dalam tantangan era revolusi industri 4.0, methoda pembelajaran dalam program studi Manajemen Rekayasa berdasarkan OBE (Outcome Based Education) dengan pendekatan pada “pembekalan” mahasiswa bukan saja pada penilaian administratif/ struktural.

Prospek Kerja/ Peluang Karir

Lulusan program studi Manajemen Rekayasa dipersiapkan untuk diserap dalam prospek kerja/ dengan peluang karir, seperti :

  1. Desain/ pemberian nilai tambah terhadap produk yang sesuai dengan riset pasar
  2. Manager operasional pabrik/ logistik/ method engineering/ ergonomi/ dll
  3. Perancang sistem/ produk di pabrik (otomatisasi/ lay out/ kaizen/ lean/ 6-sigma/ dll)
  4. Konsultan pabrik (efisiensi/ produktifitas/ proses kontrol/ bisnis proses/ dll.)
  5. Penggagas startup/ wiraswasta.
Kurikulum

Selain mengupas manajemen operasional pabrik, kurikulum program studi Manajemen Rekayasa berorientasi ke arah perancangan/ disain, pemberian nilai tambah suatu produk, sehingga suatu produk akan mengikuti perkembangan teknologi dan ekspektasi pengguna (pasar). Hal ini memerlukan sinergi antar fungsi engineering/ disain, sistem termasuk juga bagian non tehnik seperti pemasaran, keuangan, project management. Pensinergian/ pengkombinasian cabang keilmuan rekayasa & manajemen ini dituangkan dalam kurikulum Manajemen Rekayasa yang terintegrasi serta berbasiskan “link & match”.

Admission