
BATAM, 08 September 2026 — Institut Teknologi Batam (ITEBA) terus memperluas kontribusi akademiknya bagi penguatan daya saing industri maritim Kepulauan Riau. Hal tersebut tercermin dalam audiensi strategis delegasi ITEBA bersama Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan Badan Pengusahaan (BP) Batam di kantor BP Batam pada Senin, 07 September 2026.
Kunjungan ini diinisiasi oleh akademisi ITEBA, yakni Dekan Riset dan Laboratorium Bapak Ir. Aulia Agung Dermawan, M.T., IPM, Ketua Program Studi Perdagangan Internasional Bapak Dr. M. Irvanni Bahri, S.E., M.Si., serta Dosen Perdagangan Internasional Bapak Roni Adi, S.E., M.M. Delegasi ITEBA disambut hangat oleh Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam Bapak Benny Syahroni, S.T., M.M., bersama Kepala Sub Direktorat Tata Kelola Bapak Zulhilal, S.E.
Pertemuan ini menjadi ajang bagi ITEBA memperkenalkan keunggulan Center of Excellence (CoE) sebagai wadah riset terapan dan inovasi teknologi yang siap disinergikan dengan pemangku kepentingan kepelabuhanan. Selain itu, tim peneliti ITEBA menyampaikan progres riset skema asuransi inklusif bagi pekerja industri yang didanai hibah Indonesia Financial Group (IFG) guna menyerap aspirasi langsung dari tenaga kerja pelabuhan.
Diskusi berkembang dinamis saat Benny Syahroni menyoroti momentum transformasi Pelabuhan Batu Ampar. Terlebih, pasca terbitnya izin investasi dan konsesi jangka panjang pengelolaan pelabuhan, BP Batam terus memacu modernisasi infrastruktur dan efisiensi logistik melalui kerja sama dengan PT Batam Terminal Petikemas (BTP) di TPK Batu Ampar.
Benny menekankan bahwa pelabuhan merupakan urat nadi Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB/FTZ) Batam untuk menembus rantai pasok global (global supply chain). Transformasi digital, otomasi terminal, hingga pembukaan jalur pelayaran langsung (direct call) memerlukan dukungan sumber daya manusia unggul dan riset berbasis data.
Menanggapi hal tersebut, Benny mendorong ITEBA untuk melakukan kerjasama implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi antara ITEBA dengan PT Batam Terminal Petikemas (BTP). Melalui sinergi kerjasama antara Center of Excellence ITEBA, BP Batam, dan PT BTP, integrasi antara dunia kampus dan ekosistem industri kepelabuhanan diharapkan kian kokoh. Langkah konkret ini menjadi katalisator penting dalam menekan biaya logistik, mempermudah akses perdagangan luar negeri, serta mempertegas posisi FTZ Batam sebagai hub logistik internasional yang andal dan berdaya saing global.


-Humas



