
Dalam upaya memperluas jaringan industri dan meningkatkan kualitas lulusan, delegasi Institut Teknologi Batam (ITEBA) melakukan kunjungan kerja ke PT Pertama Pacific Shipyard (PPS) pada Senin (13/7/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk mendiskusikan peluang kerja sama strategis dan persiapan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua belah pihak.
Delegasi ITEBA dipimpin langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Dr. Eng. Ansarullah Lawi. Turut hadir dalam rombongan tersebut, Ir. Aulia Agung Dermawan, S.T., M.T., IPM., Muhammad Adi Setiawan Aritonang, M.Kom., serta Dr. M. Irvanni Bahri, S.E., M.Si., CBSM., CHRMP. Kedatangan tim ITEBA disambut hangat oleh HR Officer PT PPS, Ibu Margareta Siahaan.
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat PT PPS, Ibu Margareta menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ITEBA dalam menjalin komunikasi dan penjajakan kerja sama. Sinergi antara dunia akademis dan industri dinilai sangat krusial, terutama dalam menghadapi tantangan teknologi maritim yang terus berkembang.
Kunjungan ini langsung membuahkan hasil positif bagi mahasiswa ITEBA. Pada kesempatan tersebut, seorang mahasiswa Program Studi Manajemen Rekayasa, Febby Oktafebrian, secara resmi diterima untuk melaksanakan program magang selama tiga bulan di perusahaan galangan kapal tersebut. Selain itu, rombongan ITEBA juga berkesempatan bertemu dengan para alumni yang telah sukses meniti karier di PT PPS, di antaranya Feberlian Elisabeth Gulo dari Program Studi Manajemen Rekayasa dan Harun Kurniawan dari Program Studi Teknik Industri Angkatan 2020. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa lulusan ITEBA memiliki kompetensi yang diakui oleh dunia industri.
Sebagai informasi, PT Pertama Pacific Shipyard yang berlokasi di Kampung Becek, Sungai Lekop, Sagulung, Batam, bukanlah galangan kapal konvensional. Berada di bawah naungan grup global Clean Marine, PT PPS berfokus pada manufaktur peralatan kapal dan pengembangan teknologi maritim yang ramah lingkungan.
Dengan fasilitas produksi seluas 40.000 meter persegi dan didukung oleh ratusan tenaga kerja, perusahaan ini memiliki spesialisasi dalam pembuatan Exhaust Gas Cleaning Systems (EGCS) atau Scrubbers. Teknologi mutakhir ini dirancang untuk membantu berbagai jenis kapal komersial dalam mengurangi emisi sulfur guna memenuhi regulasi maritim internasional (IMO Regulations). Selain itu, PT PPS juga menyediakan jasa rekayasa alat berat, perbaikan komponen, dan pengelasan tingkat tinggi untuk sektor minyak, gas, serta petrokimia.
Rencana kemitraan strategis ini diharapkan dapat menjembatani kebutuhan industri dengan kesiapan sumber daya manusia di lingkungan kampus, sekaligus membuka jalan bagi ITEBA untuk berkontribusi secara langsung dalam pengembangan teknologi industri maritim yang berkelanjutan.





