
Batam, 5 Agustus 2026 – Himpunan Mahasiswa Perdagangan Internasional (HIMAPI) Institut Teknologi Batam (ITEBA) berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Politeknik Negeri Batam menyelenggarakan Seminar Kewirausahaan di Gedung Perkuliahan ITEBA, pada Rabu (5/8). Kegiatan ini menghadirkan akademisi dan praktisi dari berbagai sektor untuk membekali mahasiswa dengan wawasan mengenai kewirausahaan, perlindungan usaha, serta investasi sebagai bekal menghadapi dinamika dunia bisnis.
Seminar dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I ITEBA, Bapak Assoc. Prof. Dr. Dipl. Ing. H. Hery Sunarsono, DEA. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Wahyudi perwakilan dari KADIN Kepri, Bapak Heri Siswanto, S.M., M.M – Kaprodi Perdagangan Internasional ITEBA, Bapak Dr. M. Irvanni Bahri, S.E., M.SI., CBSM., CHRMP – Ketua Pembina HIMAPI ITEBA, serta Bapak Ryan Satria Wijaya – Pembina Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Politeknik Negeri Batam.
Tiga narasumber yang kompeten di bidangnya hadir memberikan materi, yaitu Bapak Roni Adi, S.E., M.M., Dosen ITEBA sekaligus seorang Sociopreneur, Bapak Benny Yoka Putra, S.H., Head of Representative Office BRI Insurance Batam, dan Bapak Reinhard S. Silitonga, S.E., Deputy Kantor Wilayah Kepulauan Riau PT Bursa Efek Indonesia.
Mengawali sesi seminar, Bapak Roni Adi membahas pentingnya membangun kompetensi bisnis dan ketahanan finansial bagi wirausaha muda. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa Batam pada tahun 2026 semakin berkembang sebagai hub investasi strategis dan logistik nasional, sehingga membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berwirausaha. Peserta juga diajak memahami cara menggali ide bisnis dari kebutuhan pasar, perkembangan teknologi, hingga permasalahan yang dapat diubah menjadi peluang usaha.



Materi berikutnya disampaikan oleh Bapak Benny Yoka Putra dengan tema “Asuransi sebagai Pilar Keberlanjutan UMKM untuk Ekonomi Nasional.” Ia menjelaskan pentingnya asuransi sebagai bentuk perlindungan bagi usaha mikro agar mampu bertahan menghadapi berbagai risiko. Selain memperkenalkan program-program asuransi mikro, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai karakteristik serta manfaat perlindungan yang dapat mendukung keberlanjutan usaha.
Sebagai penutup, Bapak Reinhard memberikan edukasi mengenai pasar modal Indonesia melalui program Sekolah Pasar Modal. Ia menjelaskan bahwa pasar modal merupakan sarana yang mempertemukan pihak yang membutuhkan dana (emiten) dengan pihak yang memiliki dana (investor) melalui berbagai instrumen keuangan, seperti saham, obligasi, reksa dana, dan instrumen investasi lainnya. Literasi pasar modal, menurutnya, menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk membangun perencanaan keuangan yang sehat sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Melalui seminar ini, HIMAPI ITEBA bersama Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Politeknik Negeri Batam berharap dapat meningkatkan wawasan dan kesiapan mahasiswa dalam membangun usaha, mengelola risiko bisnis, serta memahami pentingnya investasi sebagai bagian dari pengembangan kompetensi kewirausahaan di era ekonomi yang semakin kompetitif.




-Humas



