
Batam, 09 September 2026 – Memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja menjadi perhatian Institut Teknologi Batam (ITEBA) dalam pengembangan kurikulum. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) Kurikulum Program Studi Sistem Informasi dan Teknik Komputer yang digelar pada Selasa, 8 September 2026, di Ruang B302 ITEBA.
Kegiatan FGD kali ini menghadirkan dua narasumber dari perguruan tinggi, yakni Prof. Dr. Adiwijaya, S.Si., M.Si. dari Fakultas Informatika Telkom University yang hadir secara virtual melalui Zoom, serta Bapak Dr. Ir. Nurul Hidayat, M.Kom., dari Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED).
FGD dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I ITEBA, Bapak Assoc. Prof. Dr. Dipl. Ing. Ir. H. Hery Sunarsono, DEA, didampingi Dekan Fakultas Teknologi Informasi, Ibu Assoc. Prof. Dr. Ir. Ririt Dwiputri Permatasari, S.T., M.Si. Dalam sambutannya, Ibu Ririt menekankan pentingnya kurikulum yang tidak hanya membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik dan teknis, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan dinamika kebutuhan industri.
Diskusi diawali dengan pemaparan kurikulum yang saat ini diterapkan oleh masing-masing program studi yang disampaikan oleh masing- masing Kaprodi Sistem Informasi dan Teknik Komputer. Pada sesi masukan, Prof. Adiwijaya menyoroti pentingnya penguatan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan komunikasi bagi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi. Kompetensi tersebut dinilai dapat diperkuat melalui pencantuman aspek komunikasi dalam Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL).
Sementara itu, Bapak Dr. Nurul Hidayat memberikan sejumlah masukan untuk Program Studi Teknik Komputer, di antaranya penguatan PL03 terkait sikap bertanggung jawab serta soft skill yang mendukung kesiapan lulusan memasuki dunia profesional.
FGD turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Batam, BPR Banda Raya, PT PCI Elektronik, OJK Kepri, BPS Kota Batam, Infinite Learning, PT Seatrium, serta perwakilan alumni dan mitra industri lainnya.
Seluruh masukan, rekomendasi, dan pandangan dari para akademisi, stakeholder, mitra industri, serta alumni akan menjadi bahan penting dalam penyempurnaan rancangan kurikulum Sistem Informasi dan Teknik Komputer periode 2026–2030. Melalui proses ini, ITEBA terus mendorong pengembangan kurikulum yang responsif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu menjembatani kebutuhan akademik dengan tuntutan dunia kerja.













-Humas



