
Batam, 29 Agustus 2026 — Upaya memperluas ruang tumbuh bagi talenta dan inovasi digital di Indonesia memasuki babak baru melalui peluncuran Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) di Nongsa Digital Park (NDP), Batam, pada Rabu (26/8/2026). Momen tersebut turut dihadiri delegasi dari Institut Teknologi Batam (ITEBA) sebagai bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam memperkuat kolaborasi di bidang teknologi dan pengembangan talenta digital.
Kegiatan launching GSIH dilaksanakan secara serentak di 10 kota, yakni Jakarta, Batam, Aceh, Medan, Bandung, Malang, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Jayapura. Peluncuran secara resmi dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Ibu Meutya Hafid. Kehadiran GSIH di berbagai daerah diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya pusat inovasi yang dapat memperluas akses masyarakat terhadap ruang belajar, berkreasi, berjejaring, dan berkolaborasi di bidang teknologi serta ekonomi digital.
Dalam kegiatan tersebut, ITEBA diwakili oleh Bapak Alvendo Wahyu Aranski, M.Kom., selaku Ketua Center of Excellence (CoE), dan Bapak Deosa Putra Caniago, M.Kom., selaku Ketua Laboratorium ITEBA. “Saya menyambut baik peluncuran Garuda Spark Innovation Hub di Nongsa Digital Park Batam. Ini adalah langkah strategis dalam memperkuat ekosistem inovasi dan talenta digital nasional” ungkap Ketua CoE.
Partisipasi ITEBA mencerminkan komitmen institusi untuk mengambil peran aktif dalam pengembangan ekosistem inovasi, khususnya di Batam dan Kepulauan Riau. Sebagai perguruan tinggi teknologi yang berada di kawasan strategis pertumbuhan industri, ITEBA memandang kehadiran GSIH sebagai peluang untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, komunitas, dan talenta muda.
Keberadaan GSIH di Nongsa Digital Park juga dinilai strategis dalam mendukung pengembangan kompetensi generasi muda. Hub inovasi ini berpotensi menjadi ruang kolaboratif bagi pelajar, mahasiswa, akademisi, pelaku industri, hingga komunitas untuk mengembangkan kapasitas dan menghasilkan solusi berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Bagi ITEBA, penguatan ekosistem seperti GSIH sejalan dengan upaya menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, inovatif, dan memiliki relevansi dengan kebutuhan industri masa depan. Kolaborasi antara kampus dan ekosistem inovasi diharapkan dapat membuka peluang lebih luas dalam pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan inovasi terapan.
Melalui keikutsertaan dalam launching GSIH, ITEBA menyatakan kesiapan untuk memperluas kemitraan dan berkontribusi dalam membangun ekosistem digital yang kolaboratif dan berkelanjutan. Kehadiran GSIH di Batam diharapkan semakin memperkuat posisi kota ini sebagai salah satu simpul penting pengembangan talenta dan ekonomi digital di Indonesia.



-Humas



