
Institut Teknologi Batam (ITEBA) berpartisipasi aktif dalam pameran teknologi lingkungan internasional bergengsi, Indonesia International Environmental Technology and Innovation Expo & Conference (INVIROTECH) 2026. Menempati booth pameran yang terintegrasi dengan mitra resminya, PT Free The Sea, delegasi mahasiswa ITEBA berhasil menarik perhatian serta menerima banyak apresiasi positif dari berbagai pelaku industri dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) atas inovasi teknologi pengelolaan sampah berkelanjutan yang ditampilkan.
Ajang eksibisi dan konferensi lingkungan berskala internasional ini diselenggarakan oleh KLH/BPLH dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 11 hingga 13 Juni 2026, bertempat di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta. Mengusung tema utama “Green Solution Technology for Climate Action”, eksibisi ini dirancang menjadi platform strategis yang mempertemukan pembuat kebijakan, pelaku industri, akademisi, hingga generasi muda dalam mengadopsi teknologi hijau serta mempercepat pembangunan berkelanjutan.
Dalam agenda nasional ini, ITEBA diwakili oleh dua mahasiswa dari Program Studi Manajemen Rekayasa, Fakultas Teknologi Industri, yaitu Erica (NIM 2312005) dan Anastasia (NIM 2312009). Selama jalannya pameran, kedua mahasiswa tersebut secara aktif mengelola booth dan mempresentasikan lini inovasi terapan pengurangan sampah yang telah dikembangkan civitas akademika ITEBA. Antusiasme tinggi dari perwakilan KLHK serta berbagai sektor industri yang berkunjung tidak hanya menghasilkan apresiasi, tetapi juga membuka ruang diskusi interaktif dan memicu sejumlah ajakan kerja sama strategis untuk pengembangan riset lingkungan di masa depan.
Kehadiran ITEBA di ajang ini menjadi momentum penting dalam penguatan branding institusi di tingkat nasional maupun internasional. Melalui respons positif dan tawaran kemitraan yang datang dari berbagai pelaku industri sektor lingkungan, ITEBA berhasil memperluas koneksi dan jaringan kerja sama eksternal yang krusial untuk mendukung keberlanjutan riset serta implementasi inovasi hijau di masa mendatang.
Kesempatan ini terasa semakin eksklusif karena ITEBA menjadi salah satu dari hanya sembilan perguruan tinggi di Indonesia yang diundang secara khusus oleh pihak panitia untuk mengisi booth pameran secara gratis. Sembilan kampus terpilih tersebut meliputi Universitas Bina Nusantara, Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Tarumanegara, Institut Teknologi Batam, Universitas Diponegoro, dan Universitas Sebelas Maret. Bersanding dengan perguruan tinggi terkemuka tersebut serta sekitar 99 lembaga dari berbagai sektor kementerian, BUMN, swasta nasional, hingga organisasi internasional, keikutsertaan ini menegaskan komitmen nyata mahasiswa ITEBA dalam mendukung aksi iklim global dan transisi menuju ekonomi sirkular.











