
Kendari – Inovasi pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung tata kelola pemerintahan mengantarkan dua dosen Institut Teknologi Batam (ITEBA), Bapak Deosa Putra Caniago, M. Kom dan Bapak Muhammad Jufri,S. Kom., M.M meraih Juara II Kategori Umum dalam Kompetisi Opini Ilmiah FORKESTRA 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Sulawesi Tenggara.
Prestasi tersebut diraih melalui gagasan berjudul “Agentic Government Berbasis AI untuk Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Adaptif dan Ekosistem Ekonomi Sulawesi Tenggara yang Inklusif dan Berdaya Saing”. Kompetisi dilaksanakan secara daring, sementara pengumuman pemenang diselenggarakan di Claro Hotel, Kendari, pada 5 Oktober 2026.
Gagasan yang diusung kedua Dosen ITEBA ini menawarkan pendekatan Agentic Government berbasis AI dengan mengintegrasikan data pemerintahan, multi-AI agents, analisis kebijakan, dan sistem pendukung keputusan. Konsep tersebut dirancang untuk membantu pemerintah mengidentifikasi perubahan, menganalisis persoalan lintas sektor, menyusun alternatif kebijakan, serta melakukan pemantauan dan evaluasi secara lebih adaptif.
Pendekatan ini relevan untuk mendukung penanganan berbagai tantangan pembangunan ekonomi daerah, mulai dari ketahanan pangan, pengendalian inflasi, penguatan UMKM, pariwisata, hilirisasi, hingga konektivitas dan rantai pasok. Melalui integrasi data dan analisis berbasis AI, pemerintah diharapkan dapat memperoleh gambaran kondisi yang lebih komprehensif sebagai dasar perumusan kebijakan.
“Kami melihat bahwa transformasi digital pemerintahan tidak cukup hanya dengan menambahkan teknologi AI. Yang lebih penting adalah bagaimana AI diintegrasikan ke dalam alur kerja pemerintahan, terhubung dengan data, mampu membantu analisis kebijakan, dan tetap menempatkan manusia sebagai pengambil keputusan utama,” ungkap tim penggagas.
Dalam konsep tersebut, AI berperan sebagai pendukung analisis dan pengambilan keputusan, bukan pengganti kewenangan pemerintah. Prinsip human-in-the-loop tetap menjadi landasan agar keputusan akhir berada di tangan manusia.

Capaian ini menjadi wujud kontribusi dosen ITEBA dalam menghadirkan gagasan inovatif yang menghubungkan teknologi, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan ekonomi daerah. Prestasi tersebut diharapkan dapat mendorong sivitas akademika ITEBA untuk terus mengembangkan riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan Indonesia.


-Humas



