
BATAM, ITEBA — Institut Teknologi Batam (ITEBA) terus mendorong penguatan kapasitas sivitas akademika melalui keterlibatan dalam berbagai forum strategis tingkat nasional. Salah satunya ditunjukkan oleh Bapak Roni Adi, S.E., M.M., Dosen Program Studi Perdagangan Internasional ITEBA, yang mengikuti Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan ke-75 Lemhannas RI pada 21–28 September 2026 di Jakarta.
Dengan mengusung tema “Membangun Kemandirian Bangsa Melalui Asta Cita Guna Mewujudkan Indonesia Emas 2045.” Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kapasitas kepemimpinan dan wawasan kebangsaan melalui pembahasan berbagai tantangan strategis Indonesia di tengah perubahan tatanan global.
Selama program, peserta memperoleh pembekalan mengenai geopolitik, geostrategi, empat konsensus dasar bangsa, serta dinamika ekonomi nasional. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah ketahanan industri dan gangguan rantai pasok. Dalam pemaparan Prof. Dr. Telisa Aulia Falianty, Indonesia perlu memperkuat produksi domestik, mengembangkan industri bernilai tambah, dan mengurangi kerentanan akibat ketergantungan impor.
Sebagai dosen Program Studi Perdagangan Internasional ITEBA, Bapak Roni Adi menilai pengalaman tersebut memiliki relevansi kuat dengan bidang akademik yang digelutinya.
“Mengikuti Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Angkatan ke-75 di Lemhannas RI memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi saya sebagai Dosen Perdagangan Internasional ITEBA, khususnya dalam membedah dinamika rantai pasok global dan risiko deindustrialisasi dari lensa geostrategi nasional,” ujar Roni.
Menurutnya, jaringan yang terbangun selama program bersama peserta dari berbagai latar belakang menjadi modal penting untuk memperkuat kolaborasi dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Roni Adi juga aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan dunia usaha, di antaranya Founder Perkumpulan Betawi Kita, Wakil Ketua Bidang Perdagangan DPD HKTI Kepri, Ketua Dewan Pakar DPD KNTI Kota Batam, Sekretaris DPD APKLI Merah Putih Kota Batam, serta Ketua Komtap Regulasi dan Kepabeanan KADIN Kota Batam.
“Kemitraan multipihak ini tidak hanya memperkaya substansi pengajaran dan riset terapan di bidang perdagangan global, tetapi juga memperluas jangkauan pengabdian masyarakat guna mencetak talenta unggul dengan kualitas global sekaligus berkomitmen menjaga kemandirian bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Keikutsertaan Roni Adi dalam PPNK Lemhannas 2026 diharapkan dapat memperkuat kontribusi ITEBA dalam mengembangkan pendidikan, riset, dan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha, masyarakat, serta tantangan perdagangan global.








-Humas



