
BATAM, 26 Oktober 2026 – Memperkuat hubungan akademik sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia dan Malaysia, Institut Teknologi Batam (ITEBA) menerima kunjungan akademik Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Johor, Kampus Pasir Gudang, dalam program EduXplore Indonesia: Cultural & Campus Exchange UiTM x ITEBA, Jumat (23/10/2026).
Rombongan UiTM yang terdiri atas 40 Mahasiswa dan empat staf pendamping tersebut dipimpin oleh Dr. Jamaliah Binti Md Said. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Mahasiswa untuk mengenal lingkungan perguruan tinggi, melakukan benchmarking fasilitas kampus, serta bertukar wawasan mengenai kehidupan akademik di Indonesia.
Dalam agenda kunjungan, rombongan UiTM meninjau sejumlah fasilitas laboratorium ITEBA dan mengunjungi asrama Mahasiswa. Selain melihat fasilitas yang tersedia, rombongan juga memperoleh gambaran mengenai pengelolaan dan kepengurusan asrama sebagai bagian dari sistem pendukung kehidupan Mahasiswa di lingkungan kampus.
Rektor ITEBA, Prof. Dr. Ing. Ir. Hairul Abral, menyambut secara resmi kedatangan rombongan UiTM dengan didampingi Wakil Rektor I, Bapak Assoc. Prof. Dr. Dipl. Ing. Ir. H. Hery Sunarsono, DEA. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi atas inisiatif UiTM dalam menyelenggarakan perjalanan akademik yang membuka ruang pembelajaran lintas negara dan mempererat hubungan antara perguruan tinggi.





Sebagai bagian dari penguatan kerja sama institusi, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara UiTM dan ITEBA yang diwakili oleh Dekan Riset dan Laboratorium ITEBA, Bapak Ir. Aulia Agung Dermawan, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng. Kesepakatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mengembangkan kolaborasi akademik, termasuk penelitian bersama (joint research) dan berbagai bentuk kerja sama lainnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pertukaran seni dan budaya yang menjadi salah satu momen istimewa bagi Mahasiswa kedua perguruan tinggi. Beragam penampilan ditampilkan, mulai dari peragaan busana tradisional, tarian, hingga pertunjukan musik yang merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia dan Malaysia.
Melalui program EduXplore Indonesia, ITEBA terus membuka peluang kolaborasi internasional yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga memperkuat pemahaman lintas budaya dan hubungan antarmahasiswa di kawasan Asia Tenggara.





-Humas



