
Batam, 30 September 2026 — Memastikan kurikulum tetap relevan dengan perkembangan industri kreatif sekaligus selaras dengan capaian pembelajaran lulusan, Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Teknologi Batam (ITEBA) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Lokakarya Evaluasi Kurikulum Berbasis OBE dan Penilaian Portofolio Tugas Akhir Mahasiswa”, Senin (28/9).
Kegiatan ini menghadirkan dua akademisi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), yakni Ibu Dr. Riama Maslan Sihombing, M.Sn. dan Ibu Dr. Naomi Haswanto, S.Sn., M.Sn. FGD Kurikulum ini bertujuan mengevaluasi implementasi dan capaian kurikulum DKV yang berjalan, menelaah keselarasan CPL, CPMK, dan pemetaan mata kuliah dalam kerangka Outcome Based Education (OBE), serta menghimpun masukan dari akademisi, asosiasi profesi, dan mitra industri.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I ITEBA, Bapak Assoc. Prof. Dr. Dipl. Ing. Ir. Hery Sunarsono, DEA. Turut hadir Rektor ITEBA Prof. Dr. Ing. Ir. H. Hairul Abral, Dekan FTIN Ibu Assoc. Prof. Dr. Ir. Ririt Dwiputri Permatasari, S.T., M.Si., serta Kaprodi DKV Bapak Muhammad Adi Sukma Nalendra, S.Ds., M.Ds., bersama jajaran dosen di lingkungan Prodi DKV.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Draft Kurikulum DKV 2026–2030 oleh Kaprodi Bapak Nalendra. FGD juga turut melibatkan mitra strategis, di antaranya Bapak Bima Nurin Aulan, S.Ds., M.Ds., yang merupakan Creative Director & CEO Waara Studio, serta perwakilan Morenz Studio, CV Carton Sukses Abadi, CV Badai Arta Sentosa, Radio BE 107 FM, HALUAN Digital Agency, dan Freelance Illustrator.
Beberapa rekomendasi yang dihasilkan meliputi pendalaman matriks keterukuran CPL, penyusunan instrumen asesmen, audit RPS secara pedagogis dengan membedakan exercise, project, dan capstone, pemutakhiran Body of Knowledge (BoK), peninjauan CPL, sebaran mata kuliah, prasyarat dan integrasi teknologi AI, serta penerapan lima prinsip audit OBE: alignment, progression, authenticity, evidence, dan improvement.
Masukan tersebut menjadi bahan penting dalam pemutakhiran Kurikulum DKV 2026–2030, sekaligus mendukung penjaminan mutu dan kesiapan akreditasi. Melalui proses kolaboratif bersama akademisi dan mitra industri, ITEBA terus mendorong kurikulum DKV agar adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri kreatif, sekaligus mampu menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang tercermin secara nyata melalui karya dan portofolio.






-Humas



