
Institut Teknologi Batam (ITEBA) memenuhi undangan resmi dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk membahas peluang kerja sama strategis di berbagai sektor pembangunan daerah. Pertemuan yang berlangsung pada Senin (9/3/2026) ini menjadi langkah konkret dalam menyelaraskan inovasi akademik ITEBA dengan visi transformasi Batam menjadi kota yang modern dan berdaya saing.
Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kota Batam, Bapak John Hendri, S.Sos. Sementara itu, delegasi ITEBA dipimpin oleh Wakil Rektor 1, Dr. Eng. Ansarullah Lawi, M.Eng., didampingi oleh tim Bagian Kerja Sama, Zainul Munir, S.T., Me.TC. dan Roni Adi, SE., MM., serta dosen Desain Komunikasi Visual (DKV), Dany Kurnia Gunawan, S.Sn., M.Sn.
Dalam paparannya, Pak Lawi mempresentasikan rekam jejak ITEBA dalam bidang lingkungan, khususnya teknologi pengolahan sampah. ITEBA telah berhasil mengembangkan sistem pengolahan sampah menjadi paving block serta sistem pemantau sampah berbasis Machine Learning dan Artificial Intelligence(AI).
“Mahasiswa kami juga telah menciptakan aplikasi sistem transaksi sampah untuk mempermudah alur dari warga ke Bank Sampah. Saat ini, tim riset ITEBA tengah fokus mengembangkan Smart Incinerator yang dirancang minim polusi sebagai solusi jangka panjang permasalahan lingkungan di Batam,” jelas Dr. Eng. Ansarullah Lawi.
Selain isu lingkungan, ITEBA menawarkan solusi konkret untuk sektor infrastruktur dan ekonomi. Dany Kurnia Gunawan, S.Sn., M.Sn. memaparkan hasil survei di Pulau Bulang sekaligus mengusulkan pembangunan Jembatan Lancang Kuning guna membuka aksesibilitas wilayah. Usulan ini disambut baik oleh Camat Bulang yang memimpikan jembatan tersebut dapat mendorong potensi pariwisata di daerahnya.
Di sektor pemberdayaan masyarakat, Roni Adi, SE., MM. menjelaskan kesiapan ITEBA dalam mengembangkan Smart Farming, mulai dari kandang ayam pintar hingga pengembangan mesin produksi untuk mendukung produktivitas UMKM. Sementara itu, Zainul Munir, S.T., Me.TC. memperkenalkan draf aplikasi koperasi digital yang telah siap digunakan untuk membantu tata kelola administrasi di lingkungan Pemko Batam.
Menanggapi berbagai paparan tersebut, pihak Pemko Batam memberikan sinyal positif terkait keberlanjutan kolaborasi ini. Tim Bagian Kerja Sama Pemko Batam menyatakan bahwa setelah Idul Fitri (Lebaran), akan segera diadakan pertemuan lanjutan untuk mematangkan draf kerja sama.
Target utama dari pertemuan tersebut adalah realisasi penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Walikota Batam dan ITEBA. Tidak hanya berhenti di level universitas, kerja sama ini akan diturunkan secara teknis melalui Memorandum of Agreement (MoA) antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan fakultas-fakultas yang ada di lingkungan ITEBA agar implementasi program dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum besar bagi ITEBA untuk membuktikan peran sertanya dalam pembangunan daerah melalui penguasaan teknologi dan riset terapan.






