
BATAM, 08 September 2026 — Penguatan kompetensi mahasiswa menjadi salah satu langkah strategis ITEBA dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif dan siap bersaing di dunia kerja. Hal tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja dan Rapat Koordinasi Rencana Kerja Sama Sertifikasi Kompetensi BNSP yang dilaksanakan pada Senin, 7 September 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM), Digital Marketing, dan Kewirausahaan, dengan fokus pada skema pelaksanaan ekspor dan impor.
Mewakili BNSP, hadir Bapak Dr. Johny Budiman, S.E., S.H., M.Sc., M.M., M.Ak., M.A. selaku trainer dan asesor bersama tim. Rombongan disambut oleh Dekan Riset dan Laboratorium ITEBA, Bapak Ir. Aulia Agung Dermawan, S.T., M.T., IPM, didampingi Kepala CoE 1, Bapak Alvendo Wahyu Aranski, S.Kom., M.Kom., serta Kepala CoE 2 Bapak Zainul Munir, S.T., Me.TC.
Dalam rapat koordinasi tersebut, pembahasan difokuskan pada peluang dan mekanisme penyelenggaraan sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa ITEBA. Agenda yang dibahas meliputi pembagian peran dan mekanisme teknis penyelenggaraan sertifikasi antara ITEBA dan LSP Co-Mentora, penetapan sasaran dan target peserta, serta skema pembiayaan sertifikasi yang terjangkau bagi mahasiswa.
Selain itu, LSP Co-Mentora membuka peluang bagi dosen ITEBA yang telah memiliki kualifikasi sebagai asesor untuk turut dilibatkan dalam pelaksanaan sertifikasi, sepanjang memiliki kompetensi dan kemampuan teknis yang sesuai dengan skema sertifikasi yang akan diselenggarakan. Hal ini menjadi peluang untuk memperkuat keterlibatan sumber daya akademik ITEBA sekaligus mengembangkan kapasitas profesional dosen.
Pertemuan juga membahas persiapan payung hukum kerja sama melalui penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) sebagai landasan pelaksanaan program.
Melalui penjajakan ini, ITEBA terus memperluas kolaborasi strategis untuk menghadirkan akses sertifikasi kompetensi yang relevan bagi mahasiswa sekaligus membuka ruang pengembangan kapasitas dosen.

-Humas



