
Batam, 31 Maret 2026 — Sektor agribisnis global, khususnya komoditas lada, terus menunjukkan potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Melihat peluang tersebut, SEBM ITEBA memperkuat sinergi internasional melalui penandatanganan MoA dengan International Pepper Community (IPC) pada Selasa, 31 Maret 2026, dalam sebuah forum diskusi yang berlangsung hangat dan produktif.
Kegiatan diskusi ini menghadirkan narasumber utama, Ibu Marina Novira Anggraini, selaku Executive Director IPC, yang berbagi wawasan mengenai dinamika dan peluang pengembangan sektor lada di tingkat global. Penandatanganan MoA ini merupakan tindak lanjut konkret dari kerja sama sebelumnya yang telah terjalin melalui nota kesepahaman (MoU) antara ITEBA dan IPC.
Dekan SEBM ITEBA, Bapak Taufiq Rahman, S.T., M.T menyampaikan apresiasi dan optimisme atas terjalinnya kerja sama ini. Ia menegaskan bahwa SEBM bersama para dosen akan segera mengimplementasikan berbagai poin strategis yang telah disepakati, khususnya dalam penguatan riset, pengembangan kurikulum, serta kontribusi nyata bagi industri berbasis komoditas lada.




Dalam kesempatan tersebut, Ibu Marina Novira Anggraini juga memberikan motivasi kepada civitas akademika ITEBA untuk terus aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama yang berkaitan dengan sektor pertanian lada dunia yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
Tidak hanya itu, IPC secara resmi mengundang perwakilan ITEBA untuk berpartisipasi dalam IPC Conference 2026 yang akan diselenggarakan di Bali, salah satu agenda adalah Executive Meeting of Heads of Delegations. Dalam ajang internasional tersebut, ITEBA juga ditawarkan booth khusus sebagai official partner IPC, tentu saja ini menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan eksistensi dan kiprah ITEBA di kancah global.
Kolaborasi ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi langkah lanjutan bagi ITEBA untuk mengambil peran lebih aktif dalam peta ekonomi global berbasis komoditas, sekaligus menghadirkan kontribusi nyata dari kampus untuk dunia.



-Humas



