
Batam, 30 April 2026 – Transformasi digital yang semakin pesat menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan adaptif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan industri. Menjawab tantangan tersebut, Institut Teknologi Batam (ITEBA) menggelar Workshop TikTok dan Tokopedia yang berlangsung selama 6 hari pada 23–30 April 2026 di Auditorium ITEBA. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kompetensi mahasiswa dalam memahami ekosistem industri digital, mulai dari kreativitas konten hingga keterampilan berbasis data.
Workshop dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I ITEBA, Bapak Dr. Eng. Ansarullah Lawi, M. Eng., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja yang terus berkembang, khususnya di sektor industri digital dan ekonomi kreatif.
Sebanyak lebih dari 200 mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama pelaksanaan, di mana mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung melalui rangkaian materi yang disusun secara komprehensif dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Dalam workshop ini, peserta mengikuti beberapa sesi utama yang mencakup student skill development, industry-ready talent, academic integration, dan branding impact. Setiap sesi dirancang untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pengembangan kompetensi mahasiswa agar lebih siap menghadapi tantangan dunia profesional.
Selama pelatihan berlangsung, peserta juga dibekali modul pembelajaran yang berisi materi terkait industry acumen serta content creativity & production. Modul tersebut membantu peserta memahami strategi industri digital, proses kreatif dalam produksi konten, hingga pentingnya membangun personal branding yang efektif.
Tidak hanya berfokus pada kreativitas konten, workshop ini juga menghadirkan pembahasan mengenai data analyst, content standard & compliance, serta general skills. Materi tersebut disampaikan oleh Ms. Regine Lie yang memberikan wawasan terkait pentingnya analisis data, standar konten digital, serta keterampilan umum yang dibutuhkan dalam lingkungan kerja profesional.
Sebagai bentuk evaluasi sekaligus penguatan kompetensi, peserta mengikuti ujian sertifikasi di akhir kegiatan. Sertifikasi ini menjadi nilai tambah bagi mahasiswa karena dapat memperkuat portofolio dan meningkatkan daya saing mereka di dunia industri.
Kolaborasi dengan platform digital seperti TikTok dan Tokopedia diharapkan mampu membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk berkembang, berinovasi, dan siap bersaing di era ekonomi digital.






-Humas



