
Ketua Brigade Nusantara (BRINUS) DPW Kepri Bapak Stefanus, S.H menggandeng Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI dalam menyelenggarakan sosialisasi dan pembinaan ideologi pancasila di Kota Batam.
Sebanyak 30 mahasiswa dari berbagai program studi Institut Teknologi Batam (ITEBA) berpartisipasi aktif dalam kegiatan Sosialisasi dan Diskusi Panel Pembinaan Penguatan Ideologi Pancasila yang diselenggarakan pada Kamis, 19 Februari 2026. Acara yang berlangsung di Aston Batam Hotel & Residence ini diinisiasi oleh Dewan Pimpinan Wilayah Brigade Nusantara (DPW BRINUS) Kepulauan Riau bekerja sama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI).
Kehadiran delegasi mahasiswa ITEBA dalam forum nasional ini didampingi langsung oleh perwakilan dosen, Bapak Roni Adi, S.E., M.M. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala BPIP RI Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D ini menghadirkan jajaran narasumber kompeten, di antaranya perwakilan dari Direktorat Sosialisasi dan Komunikasi BPIP RI, Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Watuseke, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Batam, Ibu Riama Manurung, S.H., M.H. Diskusi panel ini dirancang khusus untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai filter bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan global dan radikalisme.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Roni Adi, S.E., M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme mahasiswa ITEBA yang turut serta dalam dialog kebangsaan ini. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa sangat krusial karena mereka adalah calon pemimpin masa depan yang akan menggerakkan roda ekonomi dan teknologi, khususnya di wilayah strategis seperti Kota Batam. Pemahaman ideologi yang kuat akan menjadi landasan moral bagi mereka dalam berkarya dan berinovasi di tengah keberagaman masyarakat.
Bapak Roni Adi menyatakan bahwa partisipasi dalam kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi atmosfer akademik di kampus. Beliau menegaskan bahwa penguatan nilai Pancasila tidak hanya membangun karakter mahasiswa secara personal, tetapi juga memperkuat reputasi ITEBA sebagai institusi yang mencetak lulusan berintegritas. Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa bagi Kota Batam sendiri, hadirnya generasi muda yang memiliki kesadaran bela negara yang tinggi akan menjadi aset berharga dalam menjaga kondusivitas serta stabilitas daerah sebagai kota industri dan pariwisata bertaraf internasional.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan mahasiswa ITEBA mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan kampus. Partisipasi aktif ini sekaligus menjadi bukti nyata peran ITEBA dalam mendukung program pemerintah untuk membumikan kembali ideologi bangsa di kalangan milenial dan Gen Z demi kedaulatan NKRI.






