
Selasa, 8 Juli 2025 — Institut Teknologi Batam (ITEBA) menerima kunjungan delegasi dari Universitas Batam (UNIBA) dalam rangka membahas rencana implementasi kegiatan penelitian bersama. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari proposal riset yang berhasil memperoleh pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Hibah BIMA dengan skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR).
Penelitian berjudul “Implementasi Aktifitas Fisik dan Penerapan Gaya Hidup Sehat Remaja Sedentary Behavior Prevensi PKVA: Desain Gelang SmartCardio dan Aplikasi Mobile YoungCare” ini dipimpin oleh Dr. Ns. Ana Faizah, S.Kep., M.Bmd., Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UNIBA, dengan melibatkan tim lintas institusi. Dari ITEBA, Dr. Eng. Ansarullah Lawi, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, turut berperan sebagai anggota tim peneliti. Selain ITEBA dan UNIBA, penelitian ini juga melibatkan Sekolah Islam Hang Tuah Batam sebagai mitra kolaborasi.
Delegasi UNIBA dipimpin langsung oleh Dr. Ana Faizah dan disambut oleh Dr. Eng. Ansarullah Lawi di Kampus ITEBA. Diskusi yang berlangsung difokuskan pada strategi pelaksanaan penelitian untuk memastikan capaian luaran sesuai target proposal, termasuk pengembangan perangkat kesehatan berbasis Internet of Things (IoT) berupa SmartCardio Bracelet dan aplikasi mobile YoungCare. Inovasi ini dirancang sebagai upaya pencegahan penyakit kardiovaskular pada remaja dengan gaya hidup sedentari.
Selain diskusi teknis, kegiatan tersebut juga disertai dengan penandatanganan Fakta Integritas sebagai bagian dari kelengkapan dokumen administrasi penelitian. Langkah ini menegaskan komitmen kolaborasi antarperguruan tinggi dan institusi terkait dalam menjaga transparansi, integritas, serta kualitas pelaksanaan riset yang telah didanai negara.
Melalui kerja sama ini, ITEBA, UNIBA, dan Sekolah Islam Hang Tuah Batam berharap hasil penelitian dapat memberi manfaat nyata bagi peningkatan kesehatan remaja sekaligus memperkuat capaian indikator kinerja perguruan tinggi, termasuk publikasi ilmiah internasional, paten sederhana, serta karya inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.



