
Batam, 03 April 2026 — Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah kembali menemukan momentumnya saat Institut Teknologi Batam (ITEBA) menerima kunjungan strategis dari Direktorat Jenderal Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi pada Kamis, 2 April 2026. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam merancang solusi bersama untuk menghidupkan kembali potensi ekonomi kawasan transmigrasi, khususnya di kawasan Barelang Batam.
Delegasi yang dipimpin oleh Bapak Ardian Hidayat, S.T., M.A.P disambut hangat oleh Kepala Kerja Sama ITEBA Bapak Zainul Munir, S.T., Me.TC, bersama tim serta perwakilan Dosen dari BTP. Pertemuan diawali dengan pemaparan memperkenalkan profil institusi, capaian, serta berbagai kegiatan akademik dan kolaboratif yang telah dijalankan ITEBA.
Dalam diskusi, pihak Direktorat menjelaskan peran dan fungsi dalam mengembangkan kelembagaan ekonomi di kawasan transmigrasi, salah satunya melalui pembentukan koperasi kawasan transmigrasi di Rempang Eco City (REC) pada tahun 2025. Koperasi ini dirancang sebagai koperasi produsen yang berfungsi sebagai agregator, dengan tujuan mengoptimalkan potensi ekonomi lokal sekaligus memperkuat lembaga ekonomi yang telah ada di kawasan seperti koperasi-koperasi lainnya.
Sementara itu pada implementasinya, koperasi ini sebenarnya telah didukung dengan berbagai fasilitas, mulai dari pelatihan, aset kapal, hingga kantor operasional dan manajerial. Bahkan, dalam pengembangannya juga telah melibatkan perguruan tinggi seperti Universitas Padjadjaran untuk mendukung pengisian sumber daya manusia.
Namun demikian, koperasi tersebut dinilai belum berjalan optimal. Berdasarkan hasil kunjungan Menteri Transmigrasi beberapa waktu yang lalu, salah satu aset utama berupa kapal belum dapat dioperasikan sebagaimana mestinya, hal ini tentu saja menjadi perhatian khusus.
Selain itu, minimnya pendampingan dari pihak terkait di kawasan transmigrasi juga menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan koperasi. Akibatnya, berbagai potensi yang telah disiapkan belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat setempat.
Pihak Direktorat menyampaikan harapan agar kolaborasi dengan ITEBA dapat menjadi solusi dalam menggerakkan kembali roda perekonomian kawasan. ITEBA mampu menawarkan pendekatan yang tidak hanya konseptual, tetapi juga implementatif dalam membangun sistem ekonomi yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Sehingga koperasi yang telah dibentuk dapat kembali dioptimalkan, termasuk pemanfaatan aset yang telah tersedia seperti kapal, sehingga mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan Barelang.



-Humas



