
BATAM, 23 Oktober 2026 – Pengembangan potensi sumber daya alam Natuna melalui pemanfaatan teknologi menjadi salah satu peluang kolaborasi yang mengemuka dalam kunjungan akademik Institut Agama Islam (IAI) Natuna ke Institut Teknologi Batam (ITEBA), Kamis, 22 Oktober 2026. Pertemuan ini menjadi momen silaturahmi sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan inovasi berbasis potensi daerah.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Rektor IAI Natuna, Bapak Dr. H. Umar Natuna, S.Ag., M.Pd.I., bersama jajaran Wakil Rektor, Dekan, dan Dosen. Rombongan disambut oleh Rektor ITEBA, Prof. Dr. Ing. Ir. H. Hairul Abral, bersama Kepala Sekretariat Ibu Assoc. Prof. Vitri Aprilla Handayani, S.Si., M.Si dan Kepala Biro Kerjasama Ibu Devina Wistiasari, S.M., M.M.
IAI Natuna merupakan transformasi dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna yang secara resmi ditetapkan menjadi institut pada 12 September 2026, di bawah naungan Yayasan Abdi Umat Natuna. Kedua institusi memiliki kesamaan bidang akademik melalui Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, yang dapat menjadi salah satu titik awal pengembangan kolaborasi.
Dalam pertemuan tersebut, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAI Natuna, Bapak Dr. H. Kartubi, S.E., M.E.I., menyampaikan bahwa Natuna memiliki potensi sumber daya alam yang masih terbuka luas untuk dikembangkan melalui inovasi dan dukungan teknologi.
“Natuna masih sangat membutuhkan sentuhan teknologi. Bisa dikatakan sumber daya Natuna masih perawan, masih banyak hal yang bisa diinovasikan bersama ITEBA,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Rektor ITEBA, Prof. Hairul Abral, menyambut baik gagasan kolaborasi dalam pengembangan potensi daerah. Menurutnya, ITEBA memiliki sumber daya keilmuan dan kompetensi di bidang teknologi yang dapat mendukung upaya tersebut.
“Saya kira ide bagus mengembangkan potensi alam bersama. ITEBA memiliki sumber daya keilmuan yang bisa membantu dari sisi teknologi,” ujar Prof. Hairul.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terbangunnya sinergi antara ITEBA dan IAI Natuna. Melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu, kedua institusi berpeluang menghadirkan inovasi yang tidak hanya memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, tetapi juga memberikan kontribusi bagi pengembangan potensi dan kesejahteraan masyarakat Natuna.





-Humas



