Teknologi Industri adalah ilmu interdisipliner yang merupakan turunan dari Teknik Mesin. Fakultas Teknologi Industri ini terdiri dari program studi Manajemen Rekayasa dan Teknik Industri.

Program studi Manajemen Rekayasa dan program studi Teknik Industri adalah program sarjana yang melengkapi satu sama lain. Keduanya merupakan disiplin yang memiliki akar dalam ilmu teknik dan menggunakan sistem pendekatan yang sama. Perbedaannya adalah dalam fokus dalam teknologi siklus hidup, di mana manajemen rekayasa lebih difokuskan pada tahap engineering dari suatu inovasi, sementara teknik industri lebih difokuskan pada tahap produksi atau operasi inovasi tersebut.

Source: Engineering Selection

Program Studi Manajemen Rekayasa akan berfokus pada kegiatan riset dasar untuk mengetahui apa yang dibutuhkan manusia saat ini, apa yang perlu dibenahi, kemudian kegiatan desain di mana informasi-informasi hasil riset tersebut divisualisasikan atau diungkapkan. Hal ini dikenal sebagai proses inovasi. Lalu untuk kegiatan manajemen terletak pada proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan hingga proses kontrol.

Program Studi Teknik Industri mempelajari tentang kegiatan industri. Kegiatan Industri dapat didefinisikan sebagai industri yang pekerjaannya meliputi proses inisiasi, perancangan (design), dan diskoveri (riset). Dalam tahapannya, terdapat proses operasional di mana ide-ide perancangan diimplementasikan, dioptimasi, termasuk kegiatan maintenance, logistik, supply dan sebagainya. Pada akhir tahapannya, terdapat proses di mana produk diluncurkan, dipasarkan, dan dikonsumsi oleh masyarakat.

Bidang Manajemen Rekayasa lebih dominan berada di hilir, sedangkan bidang Teknik Industri berada di tengah atau pada proses operasional.

Info Fakultas
Manajemen Rekayasa
Selengkapnya tentang
Program Studi Teknik Industri
Teknik Industri
Selengkapnya tentang
Program Studi Teknik Industri

kembali ke Home